Koneng Siap Maju Pada Pencalonan Walikota Dumai Berikutnya, ini Alasannya


Dumai, kicauan-nusantara.com -  Sebagai putra kelahiran Dumai Koneng ‎siap untuk maju sebagai Calon Walikota Dumai berikutnya demi kesejahteraan masyarakat. koneng mengatakan dalam bentuk apapun yang kita inginkan serta yang dibutuhkan masyarakat, koneng siap melayani demi kepentingan umum ungkapnya saat di temui awak media disalah - satu cafe didaerah Dumai. Sabtu 23 mei 2026

Kota Dumai kedepan butuh sosok pemimpin yang handal serta memajukan ekonomi Masyarakat UMKM untuk kesejahteraan perekonomian Masyarakat yang belum sampai puncak. Ungkap koneng

Koneng pemilik Pantai Koneng selalu berpikir bagaimana cara untuk membuat perekonomian tumbuh dengan pesat. ‎Untuk mengembangkan serta menata dalam mensejahterakan masyarakat dalam mengembangkan UMKM serta membuka peluang pekerjaan untuk di Kota Dumai, tentu tidaklah mudah seperti membalikkan telapak tangan. Tambah koneng

‎Dalam Visi Misi untuk mengembangkan potensi ekonomi serta kesejahteraan masyarakat, koneng dalam kesempatan bersama-sama dengan teman media dan beberapa  masyarakat akan siap untuk maju di periode pemilihan mendatang.

Berikutnya sebagai bentuk kepedulian terhadap pemerintah, Lingkungan, Pendidikan, UMKM, Kesehatan, Ketenagakerjaan dan paling penting Dumai bebas dari banjir.
"Saya Insyaallah siap maju dalam pemilihan berikutnya, kesiapan untuk pencalonan saya tak lebih untuk mensejahterakan masyarakatnya serta perkembangan khususnya untuk kota Dumai". Tegas koneng

Terkait visi misi untuk  pencalonan WAKO Dumai, jelas bahwa pencalonan saya untuk menjadi wako Dumai di tahun mendatang  bukan untuk mencari sensasi  sanjungan semata atau sebuah nama saja. Tambah koneng

Pencalonan tersebut dilandasi oleh Visi Misi yang kuat merupakan ikrar janji di hadapan publik menciptakan untuk Dumai bebas banjir, mensejahterakan UMKM , Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, Pemerintah serta memperbanyak peluang pekerjaan khususnya untuk putra / putri Kota Dumai yang saat ini jangan hanya jadi  penonton di lumbung sendiri. Tutup Koneng. **(Red)
Lebih baru Lebih lama

Ad 1

Ad 2